Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Faktor Pendukung Pariwisata

29 Apr 2012

Dewasa ini diharapkan sektor pariwisata dapat berkembang dengan baik dan optimal, sudah barang tentu perlu didukung oleh berbagai faktor atau komponen yang secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan aktivitas kepariwisataan.

Angkutan tradisional untuk transportasi ke Pulau Bunaken, Manado

Angkutan tradisional untuk transportasi ke Pulau Bunaken, Manado

Misalnya, kondisi objek wisata, fasilitas-fasilitas sosial objek wisata, kemudahan transportasi untuk pencapaian ke objek wisata, keamanan dan ketertiban di objek wisata, dan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan sektor pariwisata.

Objek wisata yang baik adalah berbagai objek wisata yang menarik dan memiliki ciri khas, serta didukung oleh fasilitas-failitas sosial yang memadai.

Fasilitas-fasilitas sosial yang dibutuhkan pada objek wisata antara lain sebagai berikut :

  1. Penginapan yang memadai serta terjangkau oleh berbagai masyarakat dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda.
  2. Fasilitas olah raga dan sarana ibadah yang layak.
  3. Fasilitas pemandu wisata, yang senantia siap untuk mengantar dan memberikan penjelasan kepada para wisatawan.
  4. Keamanan dan kenyamanan para wisatawan senantiasa terjaga.
  5. Terdapatnya areal penjualan cinderamata (souvenir), baik berupa barang-barang maupun makanan khas yang dapat dibeli untuk oleh-oleh wisatawan.
  6. Keramahan penduduk yang tinggal di sekitar objek wisata.

Prasarana transportasi darat terdiri atas jalur kereta api, dan jalan raya.

Berdasarkan keterhubungannya jalur jalan raya dibedakan menjadi :

  1. Jalan negara, yaitu jalan yang menghubungkan antar ibukota provinsi;
  2. Jalan provinsi, yaitu jalan yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten atau kota;
  3. Jalan kabupaten atau kota, yaitu jalan yang menghubungkan ibukota kabupaten atau kota dengan ibukota kecamatan;
  4. Jalan desa, yaitu jalan yang menghubungkan ibukota kecamatan dengan desa-desa di sekitarnya. Adapun sarana transportasi darat dapat berupa kendaraan roda empat, roda dua, atau kereta api.

Prasarana transportasi air bisa memantaatkan sumber daya sungai, danau, dan laut. Sungai-sungai yang biasa dimanfaatkan sebagai jalur lalu lintas antara lain sungai-sungai besar di Sumatra, Kalimantan, dan Papua, seperti Sungai Musi, Batanghari, Indragiri, Mahakam, Kapuas, Barito, dan Membramo.

Adapun pelayaran laut terdiri atas pelayaran lokal (antar pelabuhan dalam satu wilayah), interinsuler (antar pulau), dan pelayaran samudra.

Untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil dan sulit dijangkau, kita dapat memanfaatkan pelayaran perintis. Jenis sarana transportasi perairan yang bisa kita jumpai antara lain menggunakan kapal ferry, Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia), kapal penyebrangan lokal yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Sarana transportasi yang paling cepat dan nyaman adalah jalur udara, namun biaya atau ongkosnya jauh relatif mahal. Beberapa perusahaan nasional yang melayani jalur penerbangan antara lain Garuda, Merpati, Mandala, Bouraq, dan Batavia Air. (Oleh : N. Raymond Frans Sumber : Pustaka, Geografi : Membuka Cakrawala Dunia, Oleh : Bambang Utoyo).

Related articles

Enhanced by Zemanta


TAGS Manado Indonesia North Sulawesi Travel and Tourism Ilmu Pengetahuan Pariwisata


-

Author

Follow Me