Usaha Biro Perjalanan Wisata Dan Aktivitasnya

4 May 2012

Pengertian biro perjalanan wisata (BPW), adalah perusahaan ataupun badan usaha yang memberikan pelayanan lengkap terhadap seseorang ataupun kelompok orang yang ingin melakukan perjalanan baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Usaha Biro Perjalanan Wisata di Kota Manado

Usaha Biro Perjalanan Wisata di Kota Manado

Pelayanan ini meliputi transportasi dan akomodasi lainnya selama perjalanan maupun di tempat tujuan.

Aktifitas Usaha Biro Perjalanan Wisata

Setelah kita mengetahui pengertian dari biro perjalanan wisata, ada beberapa aktifitas usaha yang bisa dilakukan melalui biro perjalanan wisata ini. Antara lain :

  1. Biro perjalanan wisata dapat membuat suatu paket perjalanan wisata. Setelah itu Biro perjalanan wisata juga berhak untuk menjual dan menyelenggarakan paket wisata tersebut.
  2. Biro perjalanan wisata juga menyediakan transportasi bagi orang atau kelompok orang yang memakai paket wisata dari biro perjalanan wisata tersebut.
  3. Biro perjalanan wisata juga berhak melayani pemesanan dari orang atau kelompok orang tentang penginapan, rumah makan, ataupun sarana wisata lain yang dibutuhkan.
  4. Mengurus surat-surat dari suatu perjalanan wisata.Biro perjalanan juga berhak untuk menyelenggarakan pemanduan terhadap suatu perjalanan wisata.
  5. Hal terakhir yang dilakukan oleh biro perjalanan wisata adalah memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap orang atau kelompok orang yang menggunakan jasa biro perjalanan wisata tersebut.

Langkah Pendirian Biro Perjalanan Wisata

Setelah memahami pengertian biro perjalanan wisata dan aktifitas usaha yang dapat dilakukan oleh biro perjalanan wisata, maka tentunya sudah mendapat gambaran tentang usaha biro perjalanan wisata tersebut.

Jika ingin mendirikan sebuah biro perjalanan wisata, ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mendirikan biro perjalanan wisata tersebut, yakni :

  1. Mempunyai badan hukum yang melindungi biro usaha tersebut. Badan hukum tersebut berupa PT (Perseroan Terbatas).
  2. Setelah kita memiliki badan hukum untuk biro perjalanan kita, kita harus melakukan pengajuan izin usaha biro perjalanan yang akan kita buat kepada pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
  3. Setelah izin dari pemerintah sudah kita kantongi, kita juga perlu mengajukan izin untuk bergabung ke dalam ASITA yaitu asosiasi biro perjalanan wisata seluruh Indonesia. ASITA ini mempunyai perwakilan di masing-masing daerah dan kita bisa mendaftar di daerah tempat kita akan mendirikan biro perjalanan wisata tersebut.

Kerjasama Biro Perjalanan Wisata

Setelah berhasil membuat biro perjalanan wisata, ada pihak-pihak yang harus di ajak bekerjasama agar biro perjalanan wisata tersebut berjalan dengan baik. Di antara pihak-pihak tersebut antara lain :

  1. Maskapai penerbangan baik penerbangan domestik maupun luar negeri.
  2. Hotel ataupun penginapan baik di dalam maupun di luar negeri.
  3. Penyedia layanan transportasi darat
  4. Rumah makan ataupun restoran
  5. Pemandu wisata
  6. Perusahaan-perusahaan maupun instansi-instansi yang mengurus dokumen perjalanan
  7. Pimpinan rombongan untuk setiap perjalanan wisata
  8. Porter yang bertugas memindahkan barang milik peserta dari tempat yang satu ke tempat yang lain
  9. Penyedia cinderamata ataupun oleh-oleh.

Setelah semua hal yang terkait dengan biro perjalanan wisata di siapkan, maka sudah bisa memulai menjalankan biro perjalanan wisata ini. Perbanyaklah promosi agar semakin banyak orang yang mengetahui dan memakai biro perjalanan wisata kita. (Editor : N. Raymond Frans),-


TAGS WordPress Indonesia Travel and Tourism Blogdetik.com Ilmu Pengetahuan Pariwisata


-

Author

Follow Me