• 1

    May

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Kebijakan Kepariwisataan

    Berbagai definisi tentang kebijakan kepariwisataan dikemukakan oleh ahli-ahli pariwisata. Visi dan Misi Kota Manado Tahun 2010-2015 Goeldner dan Ritchie (2006) mendefinisikan kebijakan pariwisata sebagai regulasi, aturan, pedoman, arah, dan sasaran pembangunan/promosi serta strategi yang memberikan kerangka dalam pengambilan keputusan individu maupun kolektif yang secara langsung mempengaruhi pengembangan pariwisata dalam jangka panjang dan sekaligus kegiatan sehari-hari yang berlangsung di suatu destinasi. Biederman (2007) menambahkan hal penting dalam definisi kebijakan kepariwisataan dengan mengemukakan bahwa prinsip dari kebijakan kepariwisataan adalah harus menjamin negara maupun daerah mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari kontribusi sosial dan ekonomi
  • 1

    May

    Dampak Dari Adanya Kegiatan Pengembangan Pariwisata

    Kegiatan pengembangan pariwisata, disamping mempunyai dampak positif tentunya juga mempunyai dampak negatif. Oleh karena itu diperlukan perencanaan untuk menekan sekecil mungkin dampak negatif yang ditimbulkan. Tugu Zero Point di Pusat Kota Manado Adapun dampak positif dari adanya kegiatan pengembangan pariwisata meliputi : Penciptaan lapangan kerja, dimana pada umumnya pariwisata merupakan industri padat karya dimana tenaga kerja tidak dapat digantikan dengan modal atau peralatan. Sebagai sumber devisa asing. Pariwisata dan distribusi pembangunan spiritual, disini pariwisata secara wajar cenderung mendistribusikan pembangunan dari pusat industri kearah wilayah desa yang belum berkembang, bahkan pariwisata disadari dapat menjadi dasar pembangunan regional. Struktur perekonomi
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Pemahaman Tentang Hotel

    Pariwisata harus didukung oleh prasarana dan sarana yang harus dipersiapkan diantaranya persiapan perjalanan bagi calon wisatawan, kendaraan yang akan membawanya ke tempat tujuan, serta akomodasi atau tempat dimana wisatawan tinggal untuk sementara, seperti hotel, motel, cottages, home stay dan lain-lain (Harun, 2008:74). Sintesa Peninsula Hotel Manado Industri perhotelan merupakan bagian dari hospitality industry yaitu suatu industri yang menyediakan produk dan jasa kepada pelanggan yang jauh dari rumah (Morisson dalam Gaffar 2007:12). Industri ini terdiri dari travel, penginapan, makan, hiburan, rekreasi dan fasilitas permainan. Secara garis besar, hospitality industry dibagi menjadi lodging operations, food&beverage services, serta travel and tourism. Hotel berada di bawah l
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata : Pengertian Wisatawan

    Setiap orang dan sekelompok orang yang datang berkunjung disuatu tempat atau negara, biasanya mereka disebut sebagai pengunjung (visitor) dengan bermacam-macam motivasi kunjungan termasuk didalamnya adalah wisatawan, sehingga tidak semua pengunjung termasuk wisatawan. Wisatawan Mancanegara di Pantai Bunaken, Manado Menurut International Union of Offical Travel Organization (IOUTO, 1967) pengunjung, yaitu setiap orang yang datang ke suatu negara atau tempat tinggal lain dan biasanya dengan maksud apapun kecuali untuk melakukan pekerjaan yang menerima upah. Pengertian yang sama disampaikan oleh World Tourism Organization (WTO, 2004) yang dimaksud dengan pengunjung (visitor) untuk tujuan statistik, setiap orang yang mengunjungi suatu negara yang bukan merupakan negaranya sendiri deng
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata : Promosi Pariwisata

    Pemasaran adalah seluruh kegiatan untuk mempertemukan permintaan dan penawaran, sehingga pembeli mendapat kepuasan dan penjual mendapat keuntungan maksimal dengan resiko serendah-rendahnya (James. J. Spillane dalam Ediwarsyah 1987). Rumah Panggung Khas Manado-Minahasa, Sulawesi Utara Menurut Mursid (2003), Pemasaran adalah semua kegiatan usaha yang bertalian dengan arus penyerahan barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen. Lebih lanjut Winardi dalam Ediwarsyah (1986) mengatakan bahwa pemasaran adalah aktifitas dunia usaha yang berhubungan dengan arus benda-benda serta jasa-jasa dari produksi sampai konsumsi dimana termasuk tindakan membeli, menjual, menyelengarakan reklame, menstandarisasi, pemisahan menurut nilai, mengangkut, menyimpan benda-benda, serta informasi pasar
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata : Teknologi Dan Pariwisata

    Data yang disajikan WTO dan menarik untuk disimak, yakni bahwa ditemu kenali adanya 4 (empat) negara kelompok besar penyumbang wisatawan dunia yaitu : Amerika Serikat, Jerman, Jepang dan Inggris yang menyumbangkan 41% dari pendapatan pariwisata dunia. Akomodasi (Cottage) di Sulawesi Utara Dari segi teknologi, keempat negara itu pun merupakan negara-negara terbesar pengguna teknologi informasi, dalam hal ini internet, yakni 79 persen dari populasi internet dunia (tahun 1997) k.l. 130 juta pengguna internet. Angka-angka ini bukanlah secara kebetulan atau di-gathuk-gathukan , tetapi memang ada korelasi yang erat antara pemakaian teknologi informasi dengan peningkatan jumlah wisatawan di suatu negara. Internet tidak semata-mata hanya merupakan temuan teknologi belaka, tetapi juga merupa
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata : Pramuwisata

    Pramuwisata adalah profesi di bidang kepariwisataan, yang biasa juga disebut dengan istilah Pemandu Wisata atau Tour Guide dalam Bahasa Inggris. Di Indonesia, secara nasional telah dibentuk organisasi yang mewadahi profesi ini, yaitu Himpunan Pramuwisata Indonesia disingkat HPI. Organisasi ini memiliki cabang diseluruh Indonesia, yakni di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota. Senja di Pantai Teluk Manado Definisi / Pengertian : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pramuwisata adalah petugas pariwisata yang berkewajiban memberi petunjuk dan informasi yang diperlukan wisatawan. Pramuwisata disebut juga Pemandu Wisata atau Guide dalam Bahasa Inggris. Menurut Peraturan Menparpostel RI, Pramuwisata adalah seseorang yang bertugas memberikan bimbingan, p
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata : Pariwisata Berbasis Budaya

    Pariwisata berbasis budaya adalah salah satu jenis kegiatan pariwisata yang menggunakan kebudayaan sebagai objeknya. Pariwisata jenis ini dibedakan dari minat-minat khusus lain, seperti wisata alam dan wisata petualangan. Festival Figura Manado Ada 12 (dua belas) unsur kebudayaan yang dapat menarik kedatangan wisatawan, yaitu: Bahasa (language). Masyarakat (traditions). Kerajinan tangan (handicraft). Makanan dan kebiasaan makan (foods and eating habits). Musik dan kesenian (art and music). Sejarah suatu tempat (history of the region). Cara Kerja dan Teknolgi (work and technology). Agama (religion) yang dinyatakan dalam cerita atau sesuatu yang dapat disaksikan. Bentuk dan karakteristik arsitektur di masing-masing daerah tujuan
  • 30

    Apr

    Obyek Material Dan Obyek Formal Ilmu Pariwisata

    Obyek Material Ilmu Pariwisata Obyek material ilmu pariwisata adalah sasaran atau hal yang menjadi kajian pada ilmu pariwisata itu sendiri. Karena definisi ilmu pariwisata adalah ilmu yang mempelajari teori-teori dan praktik-praktik tentang perjalanan wisatawan, aktivitas masyarakat yang memfasilitasi perjalanan wisatawan, dengan berbagai implikasinya. Dermaga dengan latar belakang Pulau Manado Tua, Manado Implikasi dari adanya perjalanan wisata, telah menimbulkan respon terhadap penyediaan jasa layanan pariwisata, dimana (UN-WTO, 2000) mengelompokkannya menjadi tujuh, yakni : Jasa Akomodasi (Accomodation services). Jasa Penyediaan Makanan dan Minuman (Food and beverage-serving services). Jasa Transportasi Wisata (Passenger transport services). Jasa Pemanduan dan Biro Perja
  • 30

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Gastronomi & Pariwisata

    Gastronomi atau tata boga adalah seni, atau ilmu akan makanan yang baik (good eating). Penjelasan lain menyebutkan gastronomi sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan kenikmatan dari makanan dan minuman. Nasi Jaha - Kue Khas Orang Manado Sumber lain menyebutkan gastronomi sebagai studi mengenai hubungan antara budaya dan makanan, di mana gastronomi mempelajari berbagai komponen budaya dengan makanan sebagai pusatnya (seni kuliner). Hubungan budaya dan gastronomi terbentuk karena gastronomi adalah produk budidaya pada kegiatan pertanian sehingga pengejawantahan warna, aroma, dan rasa dari suatu makanan dapat ditelusuri asal-usulnya dari lingkungan tempat bahan bakunya dihasilkan. Dua ratus tahun yang lalu, kata gastronomi pertama kali muncul di zaman modern tepatnya di Peranc

Author

Follow Me