• 3

    May

    Kebudayaan Daerah Kota Manado : Bahasa Manado

    Bahasa Manado dituturkan penduduk di kota Manado, Bitung, kabupaten Minahasa dan sekitarnya. Memiliki kesamaan dengan dialek bahasa di Sulawesi Tengah dan Maluku. Sebagian besar kata-kata dalam bahasa Manado sama seperti kata-kata dalam bahasa Indonesia. Karena bahasa Manado hanya digunakan untuk komunikasi lisan, tidak ada standar ortografi/tulisan yang pernah disahkan. Emblem Kota Manado Tempo Doeloe Bahasa Manado berhubungan dekat dengan bahasa Indonesia. Perbedaannya yang paling mendasar adalah dengan adanya kata-kata serapan dari bahasa Belanda dan Portugis, serta penggunaan “kita” sebagai kata ganti orang pertama tunggal (yang dalam bahasa Indonesia digunakan untuk kata ganti orang jamak tunggal). Kata Ganti Dalam penjelasan mengenai bahasa Manado mengguna
  • 3

    May

    Kabupaten & Kota Di Sulawesi Utara : Manado

    Kota Manado adalah ibu kota dari Provinsi Sulawesi Utara. Motto Kota Manado, adalah Si Tou Timou Tumou Tou, sebuah filsafat hidup masyarakat Minahasa yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi, yang berarti: “Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain” atau “Orang hidup untuk menghidupkan orang lain”. Dalam ungkapan Bahasa Manado, sering kali dikatakan: “Baku beking pande” yang secara harafiah berarti “Saling menambah pintar dengan orang lain”. Dotu Lolong Lasut - Pendiri Kota Manado Kota Manado berada di tepi pantai Laut Sulawesi persisnya di Teluk Manado. Taman Nasional Bunaken terletak tidak jauh dari pantai Kota Manado. Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya dikenal dengan nama musik Kolintang. Alat musik Kolintang dibuat da
  • 3

    May

    Watu Pinawetengan : Batu Tempat Pembagian Sub Etnis Minahasa

    Watu Pinawetengan, dalam pengertiannya berarti Batu Tempat Pembagian berada di Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa - Provinsi Sulawesi Utara, yang dapat ditempuh sekitar 1 (satu) jam dari Kota Manado dengan menggunakan angkutan darat. Watu Pinawetengan Di tempat inilah, sekitar 1000 tahun SM terjadi pembagian 9 (sembilan) sub etnis Minahasa yang meliputi suku Tontemboan, Tombulu, Tonsea, Tolour, Tonsawang, Pasan, Ponosakan, Bantik, dan Siau. Selain membagi wilayah, para tua-tua suku tersebut juga menjadikan batu ini sebagai tempat untuk berunding mengenai semua masalah yang dihadapi ketika itu. Goresan-goresan yang ada di atas batu ini membentuk berbagai motif dan dipercayai sebagai hasil perundingan suku-suku itu. Motifnya ada yang berbentuk gambar manusia, gambar seperti al
  • 2

    May

    Waruga, Kuburan Tua Orang Minahasa Peninggalan Zaman Megalithic

    Waruga atau kuburan tua, adalah peti kubur peninggalan zaman megalithic orang Minahasa - Daerah Sulawesi Utara (Sulut) yang berkembang pada awal abad ke-13 SM. Tetapi kemunculannya di tafsir pada sekitar abad ke-16 pertengahan. Waruga (Kuburan Tua Orang Minahasa) Waruga pertama muncul di daerah bukit Kelewer, Treman dan Tumaluntung Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan terus berkembang diberbagai daerah di Sulawesi Utara sampai pada awal abad 20 Masehi. Menurut catatan sejarah, waruga berasal dari bahasa Tombulu, yakni dari kata Wale Maruga yang berarti rumah dari badan yang akan kering. Sedangkan dalam arti lainnya, yakni Wale Waru atau Kubur dari Domato (jenis tanah lilin). Umur waruga tidak dapat dipastikan, karena bangsa Minahasa pada saat itu belum mengenal tulisan. Nam
  • 2

    May

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata : Potensi Daya Tarik Wisata

    Potensi dan daya tarik obyek wisata merupakan salah satu unsur pokok dalam pembangunan kepariwisataan di samping unsur-unsur yang lainnya seperti : akomodasi, restoran, usaha jasa perjalanan, dan lainnya. Rumah Panggung Khas Manado - Minahasa Potensi daya tarik suatu obyek wisata adalah suatu sifat yang dimiliki oleh suatu obyek berupa keunikan, keaslian, kelangkaan, atau lain dari pada yang lain memiliki sifat yang menimbulkan semangat dan nilai bagi wisatawan. Suatu tempat atau keadaan alam yang sangat menarik pasti sangat dinikmati oleh wisatawan pada umumnya. Objek wisata yang mempunyai potensi dan daya tarik wisata yang baik harus terus dibangun dan dikembangkan, sehinnga mempunyai daya tarik agar wisatawan puas akan objek wisata yang dikunjunginya. Potensi dan daya ta
  • 2

    May

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Motif Perjalanan Wisata

    Perjalanan yang dilakukan oleh para wisatawan mempunyai berbagai motif dan tujuan tertentu dan secara garis besar alasan-alasan dan keperluannya dapat dikelompokkan sebagai berikut : Goa Peninggalan Jepang di Desa Kiawa Kabupaten Minahasa - Sulawesi Utara A. Menurut Objeknya Culture Tourism, yaitu jenis pariwisata dimana orang-orang yang melakukan perjalanan untuk menyaksikan daya tarik dari seni budaya suatu tempat atau daerah dan benda-benda kuno serta bangunan-bangunan kuno (heritage). Religion Tourism, yaitu jenis pariwisata dimana orang-orang yang melakukan perjalanan tersebut bertujuan untuk menyaksikan upacara-upacara keagamaan. Sport Tourism, yaitu jenis pariwisata dimana orang-orang yang melakukan perjalanan bertujuan untuk menyaksikan atau melihat suatu pesta
  • 1

    May

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Kebijakan Kepariwisataan

    Berbagai definisi tentang kebijakan kepariwisataan dikemukakan oleh ahli-ahli pariwisata. Visi dan Misi Kota Manado Tahun 2010-2015 Goeldner dan Ritchie (2006) mendefinisikan kebijakan pariwisata sebagai regulasi, aturan, pedoman, arah, dan sasaran pembangunan/promosi serta strategi yang memberikan kerangka dalam pengambilan keputusan individu maupun kolektif yang secara langsung mempengaruhi pengembangan pariwisata dalam jangka panjang dan sekaligus kegiatan sehari-hari yang berlangsung di suatu destinasi. Biederman (2007) menambahkan hal penting dalam definisi kebijakan kepariwisataan dengan mengemukakan bahwa prinsip dari kebijakan kepariwisataan adalah harus menjamin negara maupun daerah mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari kontribusi sosial dan ekonomi
  • 1

    May

    Potensi Produk Wisata Kota Manado - Sulawesi Utara

    Produk wisata Kota Manado memiliki keragaman, baik daya tarik wisata maupun fasilitas penunjangnya yang didukung dengan jaringan transportasi dan infrastruktur yang terus berkembang sehingga mempermudah aksesibilitas dan kenyamanan dalam berwisata. Pulau Bunaken, Kota Manado Sebagai kota terbesar di Provinsi Sulawesi Utara, Manado merupakan tempat pariwisata yang penting bagi pengunjung. Wisata alam merupakan atraksi utama di Kota Manado. Scuba Diving dan snorkelling di pulau Bunaken juga merupakan atraksi populer. Dalam kurun waktu dua dekade terakhir, kegiatan pariwisata tumbuh dengan pesat menjadi salah satu andalan perekonomian Kota Manado. Primadona pariwisata Kota Manado bahkan Provinsi Sulawesi Utara adalah Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken, yang hingga s
  • 30

    Apr

    Pasar Tradisional Di Kota Manado - Sulawesi Utara

    Berdasarkan catatan dalam Jurnal World Development, Indonesia memiliki sektor informal terbesar di Dunia. Sektor informal dilihat dari sisi pelaku yang memiliki karakter berdasarkan suku bangsa merupakan kelompok etnopreneurship, yakni suatu aktivitas perdagangan yang menggambarkan karakter suku bangsa dalam penampilan, ciri khas produk, dan dasar nilai ekonomi. Pasar Tradisional Pinasungkulan Manado Aktivitas etnopreneurship contohnya adalah pedagang kaki lima sebagaimana yang banyak terdapat di perkotaan Indonesia. Mereka menamakan dirinya dengan nama asal suku bangsa mereka, seperti soto ayam Madura, soto Makasar, soto Bandung, soto Padang, bubur Manado (Tinutuan) dan lain sebagainya. Sektor informal adalah sektor yang sebagian besar mengisi pasar tradisional. Atau dapat d
  • 29

    Apr

    Ilmu Pengetahuan Pariwisata - Faktor Pendukung Pariwisata

    Dewasa ini diharapkan sektor pariwisata dapat berkembang dengan baik dan optimal, sudah barang tentu perlu didukung oleh berbagai faktor atau komponen yang secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan aktivitas kepariwisataan. Angkutan tradisional untuk transportasi ke Pulau Bunaken, Manado Misalnya, kondisi objek wisata, fasilitas-fasilitas sosial objek wisata, kemudahan transportasi untuk pencapaian ke objek wisata, keamanan dan ketertiban di objek wisata, dan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan sektor pariwisata. Objek wisata yang baik adalah berbagai objek wisata yang menarik dan memiliki ciri khas, serta didukung oleh fasilitas-failitas sosial yang memadai. Fasilitas-fasilitas sosial yang dibutuhkan pada objek wisata antara lain sebagai berikut : Penginapan y
- Next

Author

Follow Me